RSUD Bulukumba Miliki Dokter Spesialis Konservasi Gigi

BULUKUMBA, INFOTANEWS.COM – Pasti kita semua sudah pernah mendengar apa itu konservasi gigi, sekedar menambah pengetahuan, secara umum
Konservasi Gigi adalah spesialisasi kedokteran gigi untuk melakukan perawatan gigi yang sudah rusak agar dapat bertahan selama mungkin di rongga mulut sehingga dapat kembali berfungsi normal, baik dari segi fungsi gigi itu sendiri maupun bentuk atau estetikanya.

Hal itu, diungkapkan oleh drg. Farida Rahim, Sp.KG, merupakan alumni kedokteran gigi UNHAS yang telah menyelesaikan spesialis konservasi giginya di tahun 2019 ini.

Menurutnya, konservasi gigi memang berfokus pada perawatan dan pencegahan terkait masalah – masalah gigi. “Seperti penanggulangan karies gigi (rusaknya struktur gigi atau berlubang), penambalan gigi, perawatan akar gigi yang rusak, serta memperbaiki bentuk dan warna gigi,” ungkapnya.

Dokter yang baru bergabung di RSUD Bulukumba itu, menjelaskan, bahwa selain perawatan gigi, dokter konservasi gigi juga terkadang mengambil tindakan lanjutan seperti memperbaiki saraf gigi dan pembuluh darah gigi, bahkan tindakan bedah akar gigi yang telah mengalami infeksi, tentunya ini tergantung dengan tingkat kerusakan yang dialami

Selain itu, sebenarnya masih banyak lagi yang menjadi konsen dokter gigi konservastif, seperti kasus nyeri gigi, infeksi jaringan gigi, abses atau pembengkakan, gigi berlubang, gigi retak, gigi pecah atau patah, bahkan gigi sensitif bila mengkomsumsi makanan atau minuman tertentu

“Intinya seluruh masalah yang berkaitan dengan gigi bisa diperiksakan dan dikonsultasikan,” terangnya.

Lebih jelas dia mengatakan, konservasi gigi sangat baik untuk diketahui. Umumnya, penanganan masalah sakit gigi dapat ditangani dengan berobat ke dokter gigi. Namun, jika kasus yang dialami pasien merupakan kasus yang khusus dan tidak biasa, dokter gigi umum akan merujuk ke dokter gigi spesialis.

Dokter gigi adalah seorang praktisi kesehatan atau dokter yang dilatih khusus dalam hal perawatan gigi.

Seorang calon dokter gigi harus mengikuti pendidikan khusus di fakultas kedokteran gigi selama kurang lebih 7 semester untuk mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran Gigi. Kemudian, ia harus mengikuti pendidikan profesi di rumah sakit gigi dan mulut untuk mendapatkan gelar dokter gigi.

Pendidikan dokter gigi spesialis dapat dilanjutkan setelah seseorang menyelesaikan pendidikan dokter gigi

Lama pendidikan dokter gigi spesialis adalah sekitar 5-10 semester, tergantung bidang spesialisasi yang diambil oleh dokter gigi tersebut. (*)

Editor : Redaksi

Leave a Reply