Kopel: Anggota DPRD Baru Harus Kurangi Nafsu Jalan- Jalan

BULUKUMBA, INFOTANEW.COM – Sebanyak 40 Anggota DPRD Bulukumba hari ini, Senin (19/8/2019) resmi dilantik. Dari jumlah itu, sebanyak 20 anggota dprd pendatang baru dan 20 wajah lama.

Tentu dengan komposisi ini, besar harapan masyarakat Bulukumba akan adanya perubahan yang lebih baik ke depan di Butta Panrita Lopi.

Beberapa kebiasan lama DPRD periode 2014-2019, seperti penundaan waktu rapat (rapat selalu molor), dan kebiasaan jalan jalan berkedok Study banding, Bimtek dan lain lain keluar daerah perluh menjadi perhatian DPRD yang baru.

DPRD yang baru ini harus mengurangi agenda jalan jalan keluar daerah yang berkedok study banding dan lain lain.

Dengan didominasi kaum muda di DPRD Bulukumba saat ini tentu besar harapan rakyat akan kreatifitas dan inovasinya untuk menjadikan Bulukumba sebagai daerah tujuan study banding.

“Biaya perjalan dinas keluar daerah yang rata rata menghabiskan 11-15 juta perorang sebaiknya dialihkan untuk membiayai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti kesehatan dan lain lain,” kata Muhammad Jafar Direktur Kopel Bulukumba.

Karena semangat pembentukan lembaga DPRD sesungguhnya adalah bukan sekedar kumpulan pencari kerja melainkan dibentuk dalam rangka cek and balance, senagai Lembaga penyeimbang pemerintah daerah untuk tidak otoritarian.

“DPRD harus memainkan fungsinya. Melalui fungsi anggaran, DPRD harus memastikan semua anggaran tepat sasaran untuk pemenuhan hak dasar dan bukan berbasis selera,” tegasnya.

Dan melalui fungsi pembentukan perda, DPRD haru memastikan semua regulasi Perda yang dibuat melindungi hak hak sosial. Bukan menghajar masyarakat.

“Serta melalui fungsi pengawasannya, DPRD harus memastikan pemerintahan berjalan on the track bebas korupsi. Bukan bagian dari pelaku korupsi,” kuncinya. (*)

Leave a Reply