Legislator Alkhaisar Jainar Ikrar Temu Konstituen dan Serap Aspirasi

BULUKUMBA, INFOTANEWS.COM – Anggota Fraksi PKB Alkhaisar Jainar Ikrar, SH temu konstituen untuk pertama kalinya di perbatasan desa antar Desa Tanah Toa dan Desa Bonto Baji, Kecamatan Kajang, Jumat (6/12/2019.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pendamping Desa Kecamatan Kajang,Perwakilan Danramil kajang, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda dari beberapa Desa dintaranya dari Desa Tanah toa, Desa Bontobaji, Desa Sangakala, Desa Pantama, serta Desa Mattoanging.

Legislator muda ini membuktikan kedekatannya dengan masyarakat yang ada di daerah pemilihannya, hal itu dapat terlihat dari banyaknya masyarakat yang memadati kegiatan tersebut yang diperkirankan kurang lebih sekitar 250 orang, dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya atas kehadiran konstituennya.

“Saya berterima kasih atas waktunya, pertemuan ini salah satu agenda wajib yang harus saya lakukan untuk menjemput dan mengawal aspirasi setiap kali masa siding pembahasan di DPRD, serta ini juga menjadi moment untuk bersilaturahmi dengan saudara, dan orang tuaku yang ada dikecamatan Kajang, oleh karena itu saya berharap apa yang menjadi keinginan dan harapan kita bersama disampaikan dalam forum ini untuk kami tindak lanjuti,” ungkapnya.

Banyaknya aspirasi yang disampaikan warga sekitar akan menjadi tugas khusus bagi Anggota Komisi A ini, terutama keluhan yang bersentuhan langsung dengan OPD Mitra Kerja Komisi A seperti misalnya, keluhan pelayanan Dukcapil yang masih dianggap tidak maksimal, raskin yang masih di pungut biaya, termasuk belum ada Camat Defenitif dan masih PLT selama 3 tahun ini dan.

Selain itu, adanya anggapan masyarakat pada beberapa kepala desa yang masih kurang memperhatikn masukan-masukan atau aspirasi masyarakatnya padahal selalu di masukkan setiap Musrembang di Desa.

Menanggapi aspirasi tersebut legislator muda yang tercatat sebagai alumni Pascasarjana UNHAS ini menyampaikan, bahwa sampai saat ini Disdukcapil masih terus berbenah untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, jika ada keluhan itu bukan suatu kesengajaan, tapi mengingat sarana dan prasarana yang ada disana masih terbatas dan tidak berimbang dengan banyaknya masyarakat yang harus mendapatkan pelayanan setiap harinya.

Untuk raskin yang masih ada pungutan akan dikomunikasikan dengan dinas terkait dalam hal ini Dinas sosial, pemerintah Kecamatan. Terkait status camat yang masih berstatus PLT kami akan mendesak OPD mitra kami dalam hal ini BKPSDM untuk menunjuk camat secara defiitif di Kecamatan Kajang. (*)

Editor : Redaksi

Leave a Reply