Legislator Klarifikasi Pembubaran Bimtek

BULUKUMBA, INFOTANEWS.COM – Legislator PPP Bulukumba Muhammad Jufri, angkat bicara terkait dugaan pembubaran paksa kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jojjolo, Kecamatan Bulukumpa.

Suami Kepala Desa (Kades) Jojjolo Hj Marniati, diminta untuk meminta maaf kepada seluruh anggota BPD dan Pendamping Desa Muhammad Nasir.

Saat dimintai tanggapannya, Minggu (12/1/2020), ia berharap BPD kedepan harus bisa merencanakan Bimtek dengan baik, tidak malah terkesan dipaksakan.

“Yang saya tidak habis pikir ketua BPD sendiri mengatakan, infonya (Bimtek) baru masuk malamnya. Jadi selama ini berarti cuma anggota yang komunikasi dengan pemateri,” jelas Jufri.

Dia juga pahami Bimtek itu harus ada lembaga yang melaksanakan, sementara ini pendamping tidak ada di Permendes Nomor 3 tahun 2019 maupun di Permendes 18 tahun 2019 tentang tugas pendamping desa.

Sepengetahuan Jufri, kontrak pendamping desa yang akan membawa materi sudah berakhir sejak 31 Desember 2019 lalu. Sementara pelaksanaan bimtek ini dilakukan pada tanggal 3 Januari 2020.

“Kami berharap kedepan BPD bisa lebih aktif dalam hal memahami tugas dan fungsinya. Jangan terkesan mau jalan sendiri,” Jufri Jufri.

BPD dan desa adalah mitra sejajar, olehnya BPD dan kepala desa haruslah sering-sering berkomunikasi. Salah satu tujuannya, agar RAPBDesa sesuai regulasi dan harapn masyarakat, serta agar tim asistensi tidak kerja keras dalam menkaji APBDesa. (*)

Editor : Redaksi

Leave a Reply