Petani Bulukumba Mulai Aplikasikan Pupuk Organik Eco Farming, Ternyata Manfaatnya Luar Biasa

BULUKUMBA, INFOTANEWS.COM – Sejumlah petani di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan mulai tertarik dengan produk pupuk organik Eco Farming.

Hal ini diungkapkan, Al Ansar, warga Bulukumba sekaligus agen resmi Eco Farming Bulukumba yang telah memperkenalkan pupuk ini kepada petani hingga kelompok tani yang tersebar di sejumlah kecamatan dari 10 kecamatan di Kabupaten berjuluk Bumi Panrita Lopi.

Dijelaskannya, Eco Farming dapat menutrisi tanaman plus restorasi kesuburan tanah dan juga sebagai solusi menuju pertanian sehat dan ramah lingkungan.

Hal ini, juga dikemukakan, H.  Ma’Munir, SP. Alumni IPB A28 (Program Studi Tanaman Pangan, Departemen Agronomi, Fakultas Pertanian IPB).

Menurutnya, Eco Farming adalah pupuk atau nutrisi berbahan organik super aktif yang sudah mengandung unsur hara lengkap sesuai kebutuhan tanaman juga dilengkapi dengan bakteri positif yang akan menjadi biokatalisator dalam proses memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia dalam rangka mengembalikan kesuburan tanah.

Eco Farming dapat menekan kebutuhan pupuk lainnya sampai 25%, bahkan 0% sehingga bisa menjadi alternatif pengembangan produksi pertanian sehat ramah lingkungan menjadi lebih praktis, efektif, efisien dan ekonomis (menghemat biaya pemupukan).

Eco Farming memiliki 2 (dua) sasaran utama yaitu :

1. Memperbaiki struktur dan tekstur (fisik tanah), biologi dan kimia tanah sehingga lahan menjadi sehat dan subur sebagai media tumbuh bagi tanaman.

2. Menyediakan nutrisi atau unsur hara tanaman lengkap sehingga tanaman akan tumbuh normal dan sehat serta akan menghasilkan produksi panen optimal bahkan maksimal (minimal 6 kali/musim sesuai siklus hidupnya).

Manfaat utama Eco Farming menjadikan tanah subur kembali sebagai media tumbuh dan tanaman yang tumbuh berkembang diatasnya akan normal dan sehat. Manfaat lainnya adalah :

1. Meningkatkan unsur hara tanah.
2. Mencegah gangguan hama tanaman.
3. Mempercepat masa panen.
4. Meningkatkan kuantitas hasil panen secara bertahap.
5. Meningkatkan kualitas hasil panen.
6. Meringankan biaya produksi.

Kepala Desa Lonrong, Fahri Jalil, bersama beberapa kelompok taninya sangat merespon baik hadirnya pupuk organik Eco Farming dengan langsung mengaplikasikan pada lahan miliknya.

“Saya sudah lama menunggu pupuk organik semacam ini, mengurangi biaya produksi selain memperbaiki unsur hara tanah juga sudah anti Hama, berkurang lagi pemakaian racun,” kata Mukhtar, salah seorang  kelompok tani di Desa Lonrong, Kecamatan Ujung Loe. (*)

Editor : Redaksi

Leave a Reply