Petani Bulukumba Mulai Terapkan ECO Farming, Begini Manfaatnya

BULUKUMBA, INFOTANEWS.COM – Sejumlah petani di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan mulai tertarik dengan produk pupuk organik Eco Farming.

Hal ini diungkapkan, Al Ansar, warga Bulukumba yang pertamakali memperkenalkan pupuk ini kepada petani hingga kelompok tani yang tersebar di sejumlah kecamatan dari 10 kecamatan di Kabupaten berjuluk Bumi Panrita Lopi.

Ansar menjelaskan, di luncurkannya produk pupuk organik Eco Farming bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanaman dengan memperbaiki tekstur tanah pertanian.

Pupuk Eco Farming mampu memenuhi 13 unsur hara yang dibutuhkan segala jenis tanaman.

“Ketiga belas cadangan tersebut terbagi menjadi tiga unsur, yaitu: • Unsur hara Makro (N, P, K) • Unsur Hara Sekunder (S, Ca, Mg) • Unsur Hara Mikro (CI, mn, Fe, Cu, Zn, B , Mo) Kandungan inilah yang menjadi senjata ampuh bagi para petani demi tanaman-tanamannya. Jika nutrisi tanaman telah terpenuhi dengan tiga belas zat hara di atas, maka tanaman akan dapat tumbuh normal, sehat dan produktif. Tidak hanya itu, hal ini dapat membantu memperbaiki tanah yang rusak, termasuk dalam hal mengendalikan hama,” kata Ansar.

Lebih jelas dia mengatakan, produk ini telah disetujui oleh klinis telah menyusun komposisi tiga belas unsur hara di atas agar sesuai dengan takaran yang dibutuhkan. Hal ini menjadi alasan mengapa pupuk organik dapat menjadi pilihan utama para petani dalam menyuburkan tanamannya.

“Tanaman yang dapat dinutrisi oleh pupuk organik Eco Farming adalah segala jenis tanaman, seperti padi, sayuran, buah-buahan, kelapa sawit, tebu, tembakau, cengkeh, kopi, coklat, dan tanaman industri lainnya. Lebih dapat mereklamasi tanah yang rusak atau tidak layak untuk ditanam, menjadi layak. Tambahkan pengendalian hama yang bagus,” jelasnya.

Dia juga berharap dengan adanya pupuk organik Eco Farming, dapat meningkat produksi hasil pertanian bagi masyarakat Bulukumba.

Menurut Ansar, produk ini juga telah mendapat pengakuan dari pengguna hasil pupuk organik Eco Farming sangat memuaskan bagi para petani Karawang, hasil padi menjadi meningkat dan tanaman jadi tahan hama, lahan menjadi subur petani jadi makmur.

Setia Pertanian Ramah Lingkungan Pupuk organik luncuran dari PT. Bandung Inovasi Organik ini mendapat sambutan dari berbagai pihak, salah satunya Dinas Kabupaten Subang.

Pemrintah Kabupaten Subang menggunakan Pertanian Tanaman Pangan Pemerintah pupuk organik Pertanian Ramah lingkungan bagi para petani di daerahnya melalui surat terbuka tahun 2013 yang diedarkan. Selain mendapat rekomendasi langsung,

CISALAK Dinas Pertanian Kabupaten Subang menyimpulkan tentang masa percobaannya, jenis padi Ciherang yang memiliki masa tanam 96 hari meningkatkan peningkatan panen sebesar 105%.

Kesimpulan ini diambil setelah dilaporkan hasil panen tanpa menggunakan pupuk organik Eco Farming yang hanya mencapal 4,77 Ton. Sedangkan hasil panen kompilasi menggunakan pupuk organik Eco Farming mencapai 9. 20 Ton. (*)

Editor : Redaksi

Leave a Reply