Ditunjuk Sebagai Ketua Tim Pengendali Banjir, Kadis PSDA Langsung Atasi Titik Rawan Banjir

BULUKUMBA,INFOTANEWS.COM – Bupati Bulukumba A.Muchtar Ali Yusuf, menunjuk Dinas Pengololaan Sumber Daya Air (PSDA) Bulukumba sebagai Ketua Tim Pengendali Banjir.

Setelah mendapat tugas sebagai sebagai Ketua Tim Pengendali Banjir dalam kota Bulukumba, Kepala Dinas PSDA A.Zulkifli Indra Jaya, langsung tancap gas, kemudian menugaskan tim khusus petugas kanal PSDA untuk mengatasi beberapa titik rawan banjir.

“Khusus untuk kanal sendiri, diupayakan untuk muara selalu terbuka agar debit air terbuang ke laut. Kanal sebenarnya penerima kiriman air terbanyak, jadi muara senantiasa terbuka. Ini akan kita pantau terus,” kata Andi Zulkifli.

Lanjut, Andi Zulkifli, untuk penanganan banjir, pihaknya telah melakukan kerja bakti di ruas Kanal Ela-ela dan ruas Kanal Terang-terang. Kedua Kanal tersebut, sudah di keruk secara manual sedikit demi sedikit.

“Masuknya pasir laut dan menjadi sedimen kedalam kanal di muara tersebut, disebabkan karena faktor alam. Sewaktu waktu sedimen pasir yang menumpuk didepan pintu kanal ini akan keluar dengan sendirinya saat pasang surut,” jelas Andi Zulkifli.

Andi Zulkifli menambahkan, penyebab banjir juga terjadi karena ulah tangan jahil manusia itu sendiri. Faktor kebiasaan orang membuang sampah di kanal sangat di larang, kerena dapat berakibat fatal terjadi penyumbatan pada kanal.

“Untuk itu, kami minta kepada masyarakat yang yang tinggal di sekitar kanal, agar sadarlah untuk tidak lagi membuang sampah di kanal. Kasihan juga petugas kanal kita,” ungkap Andi Zulkifli.

Kepala Seksi OP Jaringan Sumber Daya Air, Mardiyah Ikhsan, siap menjalankan tugas yang diberikan Kepala Dinas PSDA selaku Ketua Tim Pengendali Banjir.

“Alhamdulillah, mulai tadi kita sudah mengeruk secara manual sedimen di muara Ela-ela dan mengangkat sampah di muara Terang- terang. Terimakasih buat teman- teman petugas kanal, yang begitu ikhlas dan bersemangat bekerja untuk manjaga kebersihan kanal dalam kota Bulukumba,” ungkap Mardiyah. (*)

Editor : Redaksi

Leave a Reply